Selamat Datang di Situs Ikatan Alumni ITB
 
IA-ITB
30/06/2014 17:28

Pada hari Kamis 12 Juni 2014, IA-ITB menyelenggarakan diskusi dengan Tema : Menuju Less Cash Society, dengan Pembicara : Ronald Wass (SI-74) Deputi Gubernur BI, Rico Usthavia Frans (EL-88) - SEVP Transaction Banking, Bank Mandiri, Indra Utoyo (EL-80) Direktur Inovasi dan Strategi, PT Telkom Indonesia dan Arya Damar (EL-81) Direktur Utama, PT Lintasarta.

Ronald Wass (SI-74) Deputi Gubernur BI, memulai diskusi dengan menyampaikan bahwa 99% pembayaran di Indonesia masih dilakukan secara tunai, padahal transaksi non tunai sangat menguntungkan. Bagi masyarakat, transaksi non tunai lebih praktis, nyaman dan cepat. Bagi BI, taransaksi non tunai mengurangi biaya pencetakan dan pengelolaan uang, mencegah pencucian uang, mempercepat velocity of money. Transaksi non tunai meliputi Kartu Debit/ATM, Kartu Kredit dan e-money. Berbagai upaya untuk perluasan penggunaan uang elektronik dilakukan oleh BI dan pihak swasta.

Rico Usthavia Frans (EL-88) - SEVP Transaction Banking, Bank Mandiri, menyampaikan sesuai benchmark e-money di luar negeri 90% digunakan untuk transportasi (Tol, MRT, Busway dll) dan 10 % untuk retailer, rekreasi, restoran. Teknologi mobile phone dapat digunakan sebagai alat untuk menjangkau masyarakat un-banked. Peningkatan akses finansial akan mensejahterakan masyarakat dan juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. ... Selengkapnya
16/12/2013 01:02

Rekan - rekan Alumni,

E-mail kami kali ini bercerita tentang tiga gerakan sosial : Indonesia Mengajar, Sumur Resapan dan Bantuan Gagal Ginjal.

Mengukur Dampak Kegiatan Sosial : Study Case Indonesia Mengajar
Acara mingguan di Sekretariat IA-ITB pada tanggal 11 Desember 2013, di isi dengan diskusi membahas Dampak kegiatan Indonesia Mengajar, dengan pembicara Hikmat Hardono, Direktur Eksekutif Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar, dan Rahmat Danu Andika, salah satu pengajar muda. Indonesia Mengajar (IM) adalah sebuah inisiatif yang didirikan oleh Anies Baswedan yang memiliki visi untuk memberikan akses pengetahuan ke seluruh anak di Indonesia. Tujuannya adalah mengisi kekurangan tenaga pengajar berkualitas di daerah di Indonesia hari ini, dan menyiapkan calon-calon pemimpin muda Indonesia yang memiliki pengetahuan grass-root tentang daerah di Indonesia. IM memberi kesempatan kepada lulusan terbaik dari berbagai universitas untuk menjadi jendela kemajuan di daerah melalui wahana bekerja sebagai guru selama satu tahun. IM dimaksudkan menjadi sarana yang efektif untuk menempa jiwa pengabdian dan kepemimpinan seseorang dalam kegiatan sosial yang kreatif. IM angkatan pertama rupanya mayoritas Pengajar Mudanya adalah Alumni ITB, termasuk Andika yang menjadi salah satu nara sumber dalam dikusi ini. ... Selengkapnya
01/12/2013 14:12
Rekan-rekan Selamat Hari Minggu,

Tanpa terasa, kita sudah memasuki bulan Desember. Waktu berlalu demikian cepat. Kami ingin membuka Sapa Minggu Pagi kali ini dengan ajakan untuk meringankan beban rekan kita Sakhdul Rokhis (MS 01) yang sekarang mengalami gagal ginjal. Beberapa alternative sudah dipertimbangkan namun untuk kondisi saat ini cangkok ginjal adalah alternative terbaik. Hasil konsultasi dengan dokter RSPP, biaya yang dibutuhkan adalah sekitar Rp. 500 juta. Bagi rekan-rekan Alumni yang ingin membantu, donasi dapat di transfer ke Rekening an Ikatan Alumni ITB rek no 070 000 412 8687 Bank Mandiri Gatot Subroto.

Memulai, Menstabilkan dan Mengembangkan Bisnis Jasa
Sesi Kamisan pada tanggal 28 November 2013 yang lalu berlangsung berbeda. Makan malamnya dilayani langsung oleh salah satu juru masak terbaik dari restorannya Mas Hariono. Menunya Cwie Mie khas Malang, Pangsit Goreng dan Aneka Sushi. Tentu saja lezaat rasanya.

Setelah menikmati makan malam nan lezat, Mas Hariono SI-65 sang pemilik 12 Cabang Griya Pijat Bersih Sehat, 10 Cabang Restoran Jepang Midori, 7 Cabang Restoran khas Malang “Ngalam”, 4 Cabang Haikara Sushi, dan 3 Cabang Bimbingan Belajar Visi berbagi kiat membangun bisnis dengan sangat jenaka dan sangat membumi, sehingga Sekretariat IA-ITB, yang malam itu dipadati alumni lintas angkatan, terasa hangat dan semarak. ... Selengkapnya
24/11/2013 20:13
Rekan-rekan Selamat Hari Minggu,
Seminggu ini saya berkesempatan melihat dari dekat kiprah hebat beberapa alumni ITB. Yang pertama adalah Kiprah pasangan ibu Nurhayati FA71 dan Pak Subakat Ki68, beserta puteranya Harman dan Salman yang juga Alumni ITB. Kepemimpinan mereka di PT Paragon Technology & Innovation (Wardah Cosmetics), telah berhasil membuat inovasi-inovasi baru dan membuat produknya disambut dengan baik di pasar. Selama lima tahun terakhir, perusahaan ini tumbuh pesat, dengan laju pertumbuhan tidak pernah kurang dari 60%. Kinerja kinclongnya membuat mereka menerima berbagai penghargaan, termasuk yang terkini adalah Economic Challenge Award, dari Metro TV.

Semalam, saya menghadiri Konser “25 tahun Purwa Caraka Music Studio” di Balai Sarbini. 25 tahun yang lalu, tepatnya pada bulan Oktober tahun 1988, Purwa Caraka TI79 mendirikan Purwa Caraka Music Studio (PCMS) yang pertama di jl. Mangga, Bandung dengan tujuan memberikan pendidikan musik untuk anak-anak yang berkelanjutan . Kini sudah ada 88 PCMS di berbagai kota di seluruh Indonesia, dengan 1800 guru musik dan 22.000 murid. Konser semalam menampilkan murid-murid PCMS terbaik dari berbagai kota. Kiprah rekan kita Purwa Caraka telah memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi kemajuan musik di Indonesia. ... Selengkapnya
Artikel & Diskusi
12/08/2012 00:00
oleh Sovereign Wealth Fund (SWF) & Mengapa Orang Korupsi
(Dari diskusi di milis Sinergi-ia-itb@yahoogroups.com)

On 7/31/12, furkan jadid wrote:
"Dulu Jepang ngebom Pearl Harbour itu tujuannya untuk menguasai Tarakan,untuk menguasai sumber-sumber minyak, jadi sejak lama Indonesia akan
jadi pertaruhan untuk penguasaan di wilayah Asia Pasifik, kemerdekaan Indonesia bukan saja soal kemerdekaan politiek, .... Selengkapnya
Database
* Pencarian Database Alumni